5 Jenis Motivasi Kerja Karyawan yang Harus Anda Ketahui

5 Jenis Motivasi Kerja Karyawan yang Harus Anda Ketahui

jenis motivasi kerja karyawan

Ada puluhan juta karyawan di Indonesia. Mereka bekerja dengan beragam motivasi. Apa saja itu? Dari pengalaman saya bekerja sebagai karyawan selama 10 tahun di sebuah perguruan tinggi negeri dan perusahaan swasta asing, setidaknya ada lima jenis motivasi kerja karyawan.

1. Mendapatkan gaji bulanan

Motivasi pertama adalah mendapatkan gaji bulanan. Tak peduli Anda sebagai pegawai negeri sipil, karyawan tetap, atau karyawan kontrak, penghasilan bulanan adalah satu hal yang Anda cari. Mengapa? Karena dengan gaji bulanan Anda dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup Anda dan keluarga.

Kebutuhan hidup antara lain:

  • Biaya hidup sehari-hari
  • Membayar uang pendidikan anak
  • Membayar cicilan rumah

Sementara keinginan hidup antara lain:

  • Membeli mobil atau rumah baru
  • Jalan-jalan ke tempat wisata ternama di dalam dan atau luar negeri

Sisi buruk motivasi jenis ini adalah Anda hanya mengejar gaji bulanan sehingga mungkin saja Anda berangkat bekerja dan menyelesaikan semua pekerjaan Anda. Dengan demikian, Anda pergi pagi pulang sore dan akhir bulan mendapat gaji.

2. Mencapai sasaran karier

Motivasi kedua adalah mencapai sasaran karier. Mereka yang memiliki motivasi macam ini akan bekerja secara baik dan bahkan melebihi deskripsi kerjanya karena ada posisi lebih tinggi yang diincarnya. Selain itu, mereka akan memperhatikan dan meningkatkan kemampuan yang mendukung kariernya, seperti keterampilan berkomunikasi, mengelola waktu, mengelola anggaran, dan memimpin orang.

Tentunya motivasi kerja ini sangat bagus dimiliki. Mengapa? Karena Anda “dipaksa” atau dengan kesadaran sendiri bersaing dengan teman kerja demi mencapai sasaran karier Anda. Selain itu, keterampilan dan perilaku kerja Anda akan meningkatkan produktivitas Anda atau berguna dalam mencari pekerjaan di perusahaan lain (jika Anda memutuskan pindah kerja).

3. Berkarya

Selain mendapatkan gaji dan mencapai sasaran karier, motivasi kerja karyawan yang lain adalah berkarya. Mereka yang memiliki motivasi ini adalah mereka yang menghayati makna karyawan, yaitu orang yang berkarya, bukan buruh atau pekerja. Dengan demikian, mereka akan memberikan yang terbaik sehingga karyanya berkontribusi besar kepada kemajuan perusahaan.

4. Mencari pengalaman

Mencari pengalaman merupakan motivasi kerja yang dimiliki oleh mereka yang baru lulus (fresh graduate) atau bekerja sebagai karyawan kontraktor, karyawan honorer, atau karyawan magang. Dengan pengalaman yang dimiliki, mereka memiliki nilai tambah untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Saya sendiri memiliki motivasi kerja ini saat bekerja sebagai karyawan honorer di sebuah laboratorium almamater saya pada 2003-2005. Memang gaji yang saya terima waktu itu hanya cukup untuk biaya hidup bulanan saya (antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 1 juta sebulan), namun saya bertekad mencari pengalaman sebanyak-banyaknya agar saya mampu bekerja di tempat yang lebih baik.

5. Beribadah

Motivasi terakhir yang dimiliki karyawan untuk bekerja adalah beribadah. Motivasi ini dimiliki oleh mereka yang tingkat spiritualitasnya tinggi. Bagi mereka, bekerja adalah ibadah karena menafkahi keluarga dan memberikan manfaat bagi orang lain. Selain itu, mereka sangat memperhatikan keberkahan uang yang mereka terima sehingga tidak mau memakan gaji buta atau uang yang tidak halal.

Bagaimana dengan karier? Mereka memperhatikan hal tersebut, namun tidak terlalu ngotot mencapainya sehingga mereka tidak mau sikut-sikutan atau tidak iri pada rekan kerjanya. Mereka hanya bekerja dengan sebaik-baiknya dan memercayai bahwa hal baik akan mendapatkan hal baik pula.

Simpulannya, karyawan memiliki motivasi kerja yang beragam. Keberagaman ini tidak perlu diperdebatkan karena pada hakikatnya setiap orang berbeda-beda. Yang penting adalah mereka bekerja secara baik demi kemajuan perusahaan. (Sumber gambar: JaeHun LEE)